Minggu, Februari 17, 2013

Ailovrends, Bagaimana kabar kuliah kamu? Mungkin diantara ailovrends yang sedang bermasalah dengan berbagai kondisi di ujung perkuliahan, tak lain tak bukan permasalahan itu adalah SKRIPSI, jiwa seorang calon sarjana teknik adalah sebuah Skipsi, 

Jika ailovrends menemukan sesuatu yang janggal dari temen ailovrends yang dapat dilihat dari kondisi fisiknya seperti rambut acak-acakan atau kumis tak terurus, berarti jiwanya sedang berpacaran dengan Skripsi. hehehe

Skripsi adalah jiwa seorang mahasiswa tingkat akhir, apalagi bagi mahasiswa TEKNIK, seperti pada jurusan teknik sipil, mahasiswa dapat mengambil bidang Struktur, Hidro (air), Geoteknik (tanah), Manajemen, atau Transportasi seperti dodoy. Bidang-bidang tersebut memiliki stadium penyakit yang beragam juga.

kali ini dodoy akan menulis artikel tentang penyakit-penyakit yang dialami oleh sarjana teknik, dengan stadium yang beragam, penyakit itu di akhiri dengan Operasi akhir yang dilakukan masing-masing kampus seperti gambar dibawah ini :



STB009_ujian_skripsi_020
STB009_ujian_skripsi_020 (Photo credit: ikabama)














Berikut ini penyakit-penyakit yang diderita oleh Sang Pasien Mahasiswa tingkat akhir akibat permasalahannya dengan skripsi :

Pertama; Galau

Akhir-akhir ini sering sekali kita mendengar kata-kata ini, di twitter, facebook dan social media lainnya. “gue lagi galau nich”. Gak Cuma anak-anak alay yang bikin status “Galau”, ternyata menurut survey yang dilakukan oleh BSN, 98% mahasiswa yang tengah mengerjakan skripsi terjangkit penyakit “galau” ini.











Kedua : Insomnia


Insomnia artinya susah ngantuk/tidur. Sebenarnya ini bukan penyakit, ini karena kebiasaan yang disebabkan oleh keadaan. 87% Mahasiswa yang tengah mengerjakan skripsi terkena insomnia. Ini terjadi karena mahasiswa lebih sering dan suka menulis skripsinya pada malam hari dengan alibi waktu malam itu adalah waktu yang tenang, waktu dimana inspirasi-inspirasi berterbangan di otak. Dan waktu siangpun dipake buat molor.










Ketiga : Stress

Siapa yang tidak stress mengerjakan skripsi. Mahasiswa setingkat dewa pun akan stress. Stres lebih sering terjadi bukan dampak langsung dari skripsi, melainkan akibat urusan birokrasi kampus yang berbelit-belit. Mulai dari jadwal ketemu dosen yang tidak pasti, minta tanda tangan ini itu, mengurus surat ini itu dan sebagainya. Apa gunanya sistem online, kalo urusan surat menyuratpun harus manual.









Keempat : Kanker

Kanker di sini artinya kantong kering. Sewaktu tengah mengerjakan skripsi, sekiranya mahasiswa perlu mengajukan proposal untuk penambahan jatah kiriman bulanan. Karena skripsi itu butuh uang. Buat ngeprint dan fotocopy, apalagi sampe revisi sekian kali. Dan ketika sudah fix, lagi-lagi dicopy menjadi sebanyak dosen penguji sebagai draft. Dan draft yang susah payah dibuat oleh mahasiswa, tidak dibaca sedikitpun oleh Dosen, apa gunanya coba?















Penyakit-penyakit diatas mungkin sangat dekat dengan lingkungan Semester akhir anak teknik. Dodoy juga pernah mengalaminya beberapa bulan yang lalu. Ailovrends harus mewaspadai dan mempersiapkan diri dari sekarang untuk mencegah penyakit diatas supaya tidak masuk ke stadium yang tinggi.

Pada postingan selanjutnya dodoy akan membantu Ailovrends yang sedang mengalami hal-hal diatas agar ailovrends melewatinya dengan cepat. 
Bila ailovrends ingin konsultasi dengan dodoy tentang permasalahan ailovrends dengan skripsinya cukup tinggalkan comment di bawah atau langsung kirim ke email dodoy Dodoydoni@Gmail.com, atau bisa juga dengan Contact Personally . Insya Allah dodoy akan bantu mencari solusi untuk Skripsi ailovrends dari A-Z.

Salam Hangat,
Dodoydoni

Enhanced by Zemanta

2 komentar:

Muhammad Rizkan mengatakan...

1 lgi pnyakit,,game online...

Doni Daroy mengatakan...

hehe itu penyakit si penulis namun diluar contex itu kan... besok baca lagi tentang judul-judul skripsi